Retnosusilowati’s Weblog
Just another WordPress.com weblog

FILSAFAT PENDIDIKAN

Dra. Retnosusilowati.

Menurut pendapat Poedjowijatna dalam bukunya Pembimbing ke Alam Fisafat mendefinisikan bahwa filsafat itu sebagai sejenis pengetahuan yang berusaha mencari sebab yang sedalam-dalamnya bagi segala sesuatu berdasarkan akal pikiran belaka. Dan menurut pendapat Hasbullah Bakry dalam bukunya Sistematik Filsafat juga mengatakan bahwa filsafat sejenis pengetahuan yang menyelidki segala sesuatu dengan mendalam mengenai keTuhanan , alam semesta dan manusia sehingga dapat menghasilkan pengetahuan tentang bagaimana hakekat nya sejauh yang dapat dicapai akal manusia dan bagaimana sikap manusia itu seharusnya setelah mencapai pengetahuan itu. Dari kedua pendapat tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa filsafat itu adalah pengetahuan yang diperoleh dari berfikir. Sedang ciri khas Filsafat adalah diperoleh dengan berpikir dan hasilnya berupa pemikiran ( yang logis tetapi tidak empiris

Dalam Filsafat tediri dari tiga cabang besar yaitu Ontologi, Epistemologi , Aksiologi dan ketiga cabang itu merupakan satu kesatuan.
Ontologi adalah membicarakan tentang hakikat (segala sesuatu) , hal ini berupa pengetahuan tentang hakikat segala sesuatu. Ontologi mencakup banyak sekali filsafat , contoh Filsafat Pendidikan.
Epistemologi yaitu cara memperoleh pengetahuan.
Aksiologi yaitu membicarakan kegunaan pengetahuan.
Dari uraian diatas akan kami jelaskan tentan g mengapa saya memilih judul tentang Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap profesionalisme guru di SDN 005 Bontang Selatan. Banyak sekali faktor – faktor yang saya lihat di SDN tersebut kekurangan – kekurangan yang selama ini dilakukan oleh Kepala Sekolah maupun guru-guru sehingga pada kenyataan nya ketertinggalan pengetahuan semagat kerja guru i tu kurang bagus yang diakibatkan oleh gaya kepemimpinan seorang Kepala Sekolah yang otoriter dan hanya memntingkan diri sendiri tanpa memberikan motivasi kerja kepada guru-guru disekolah tersebut. Selain dari pada itu administrasinya kurang bagus dan tata cara penerimaan tenaga pengajar yang tidak sesuai dengan ijasah maupun kemampuan guru yang dilatar belakangi adanya unsur kekeluargaan. Dan adanya sifat masa bodoh terhadap keadaan sarana prasarana sekolah yang tidak terurus sehingga sekolah kelihatan tidak bagus karena tidak pernah dikelola dengan baik dengan alasan tidak adanya biaya perawatan . Sehingga dengan kedaan sekolah yang demikian tadi saya dapat simpulkan bahwa bagaimana sekolah tersebut dapat maju jika tidak didukung oleh Kepala sekolah serta keadaan sekolah yang kurang bagus .Bagaimana guru-guru bisa menjadi guru yang profesional sedangkan motivasi dari Kepala Sekolah terhadap guru disekolah tersebut bisa maju sedangan segala sesuatunya tanpa dipedulikan oleh Kepala sekolahnya.

Satu Tanggapan to “FILSAFAT PENDIDIKAN”

  1. Dra. yang banyak donggggg postingannya…!!!!!!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: