Retnosusilowati’s Weblog
Just another WordPress.com weblog

Agu
07

Fungsi dan manfaat pupuk telah diketahui orang. Tak sedikit yang hapal fungsi masing-masing unsur hara penyusun pupuk. Nitrogen (N) bermanfaat untuk daun, phospor (P) untuk pembungaan, dan kalium (K) untuk buah. Banyak buku, majalah, dan brosur pertanian yang menjelaskan hal tersebut. Namun demikian jarang yang menjelaskan perihal mekanisme dan proses penyerapan pupuk oleh tanaman. Hal yang terakhir ini akhirnya menimbulkan beberapa kontroversi dalam hal pemupukan. Disisi lain, kontroversi seputar pemupukan justru dimanfaatkan oleh beberapa produsen pupuk untuk menambah nilai jual dan sebagai alat persaingan dagang. Berikut diskusi seputar kontroversi pupuk dan pemupukan, dengan batasan hanya untuk tanaman hias di pekarangan dan dalam pot. Dari diskusi ini diharapkan kita jangan mudah termakan mitos dan gugon tuhon di seputar pupuk, dan mau membayar lebih untuk sesuatu yang tidak perlu.

Pupuk Organik dan Pupuk Anorganik (Pupuk Kimia) Baca entri selengkapnya »

Agu
07

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Lumut kerak atau Lichenes adalah organisme yang merupakan gabungan antara fungi dengan alga, sehingga secara morfologi dan fisiologi merupakan satu kesatuan. Organisme ini hidup secara epifit pada pohon-pohon di atas tanah terutama di daerah dingin, di atas batu cadas, di tepi pantai atau gunung-gunung yang tinggi. Terbukti, kami menjumpai cukup banyak lumut kerak di sekitar lingkungan masyarakat Tanjung Laut.
Lumut kerak tergolong tumbuhan perintis yang ikut berperan dalam pembentukan tanah. Tumbuhan ini bersifat endolitik karena dapat masuk pada bagian pinggir batu. Dalam hidupnya, lumut kerak tidak memerlukan syarat hidup yang tinggi dan tahan terhadap kekurangan air dalam jangka waktu yang lama. Lumut kerak yang hidup pada batuan dapat menjadi kering karena teriknya matahari, tetapi tumbuhan ini tidak mati, dan jika turun hujan bisa hidup kembali.
Pada lingkungan dengan kualitas udara yang baik, lumut kerak tumbuh subur dan berwarna hijau muda hingga hijau tua. Namun, pada lingkungan yang kualitas udaranya telah terjadi pencemaran, pertumbuhan Lichenes hanya sedikit dan warnanyapun abu-abu hingga kehitaman. Baca entri selengkapnya »

Agu
07

I. Pendahuluan

Proses globalisasi akan terus merebak. Tidak ada satu wilayahpun yang dapat menghindari dari kecenderungan perubahan yang bersifat global tersebut, dengan segala berkah, problem dan tantangan-tantangan yang menyertainya. Perubahan yang bersifat global yang begitu cepat menuntut kepekaan organisasi dalam merespon perubahan yang terjadi agar tetap exist dalam kancah persaingan global. Dunia pendidikan juga harus mengantisipasi kecenderungan-kecenderungan global yang akan terjadi. Beberapa kecenderungan global yang perlu untuk diantisipasi oleh dunia pendidikan antara lain adalah:
Pertama, proses investasi dan re-investasi yang terjadi di dunia industri berlangsung sangat cepat, menyebabkan terjadinya perubahan-perubahan yang sangat cepat pula pada organisasi kerja, struktur pekerjaan, struktur jabatan dan kualifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan. Baca entri selengkapnya »

Jun
10

Dra. Retno Susilowati

Kunci pembangunan masa mendatang bagi bangsa Indonesia ialah pendidikan. Sebab lewat pendidikan diharapkan setiap individu dapat meningkatkan kualitas keberadaanya dan mampu berpartisipasi dalam pembangunan. Pendidikan merupakan alat untuk memperbaiki keadaan sekarang , juga untuk mempersiapkan dunia esok yang lebih baik serta lebih sejahtera. Di samping itu pendidikan merupakan masalah yang amat kompleks dan teramat penting , karena menyangkut macam-macam sektor kehidupan , bagi pemerintah dan rakyat . Oleh karena itu diperlukan pemecahan permasalahannya secara terpadu. Baca entri selengkapnya »

Jun
10

Dra. Retnosusilowati.

Menurut pendapat Poedjowijatna dalam bukunya Pembimbing ke Alam Fisafat mendefinisikan bahwa filsafat itu sebagai sejenis pengetahuan yang berusaha mencari sebab yang sedalam-dalamnya bagi segala sesuatu berdasarkan akal pikiran belaka. Dan menurut pendapat Hasbullah Bakry dalam bukunya Sistematik Filsafat juga mengatakan bahwa filsafat sejenis pengetahuan yang menyelidki segala sesuatu dengan mendalam mengenai keTuhanan , alam semesta dan manusia sehingga dapat menghasilkan pengetahuan tentang bagaimana hakekat nya sejauh yang dapat dicapai akal manusia dan bagaimana sikap manusia itu seharusnya setelah mencapai pengetahuan itu. Dari kedua pendapat tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa filsafat itu adalah pengetahuan yang diperoleh dari berfikir. Sedang ciri khas Filsafat adalah diperoleh dengan berpikir dan hasilnya berupa pemikiran ( yang logis tetapi tidak empiris Baca entri selengkapnya »

Mei
15

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!